Home » » Inspeksi Mendadak Umar bin Khotthob

Inspeksi Mendadak Umar bin Khotthob

Posted by Mr. Dihya
Mr. Dihya, Updated at: April 28, 2016

Posted by Mr. Dihya on 28 April 2016

Umar bin Khatab adalah khalifah yang selalu berjalan tengah malam untuk mengetahui keadaan kota dan rakyatnya. Pada suatu malam, beliau mendengar seorang pria tertawa-tawa asyik di suatu rumah warga, karena curiga, maka beliau mendekati rumah itu, semakin mendekat, beliau tambah curiga, karena beliau juga mendengar suara gelak tawa wanita. Khalifah Umar bin Khatab lalu mengintip rumah tersebut, bahkan memanjat jendela dan kemudian masuk ke rumah tersebut. Beliau menghardik pria tersebut dengan berucap:

“Hai hamba Allah! Apakah kamu mengira jika Allah akan menutup aib dirimu sedangkan kamu berbuat maksiat!!”

Pria yang dihardik tersebut tetap tenang dengan lalu menjawab tuduhan Umar dengan berkata:

“Wahai Umar, jangan terburu-buru, mungkin hamba melakukan satu kesalahan, tapi anda melakukan tiga kesalahan,” jawab pria itu. Umar bin Khatab hanya terpaku, si pria meneruskan bicara.

“Yang pertama, Allah berfirman: jangan kamu (mengintip) mencari-carai kesalahan orang lain (Al Hujurat:12) dan anda telah melakukan hal tersebut dengan mengintip ke dalam rumah hamba,” kata pria tersebut.

“Yang kedua, Allah berfirman: masuklah ke rumah-rumah dari pintunya (Al Baqarah: 189) dan anda tadi menyelinap masuk ke dalam rumah hamba melalui jendela,” papar pria tersebut.

“Dan yang ketiga, anda sudah memasuki rumah hamba tanpa ijin, padahal Allah berfirman: jangan kamu masuk ke rumah yang bukan rumahmu sebelum kamu meminta izin (An-Nur: 27),” lanjut si pria

Menyadari bahwa dirinya juga salah, Umar lantas berkata, “apakah lebih baik disisimu jika aku memaafkanmu?” lantas pria tersebut menjawab, “Ya, amirul mukminin”. Umar pun memaafkan pria tersebut dan berpamitan pergi dari rumah tersebut.

Dari cerita diatas, dapat diambil hikmah;

  1. Kritik, saran dan nasehat yang baik dari orang lain haruslah diterima, Sebagaimana amirul mukiminin Umar bin Khatab yang tersohor tersebut mau mendengarkan nasehat orang lain.
  2. Hendaknya selalu berprasangka baik kepada siapapun, terutama saudara sasama muslim. Janganlah mencari-cari kesalahan mereka.

Share This Post :
 
Copyright © 2015 Mr. Dihya. All Rights Reserved Blogger
Template Johny Wuss Responsive by Creating Website and CB Design